Posts

[Life] A Quiet Longing, A Gentle Collapse

Image
Aku sudah lama tidak bicara dengan kepalaku sendiri. Padahal, aku tahu sekali, otakku sangat penuh dan berisik. Entah mengapa, tidak ada kata-kata yang mampu melukiskan kerumitan di dalamnya. Namun, hati ini masih bisa merasa. Dan kerumitan ini hanya membebani, sungguh-sungguh butuh diurai dengan baik. Aku baik-baik saja. Walau sebagian besar jeda membuatku merindu pada banyak hal. Aku rindu pada diriku yang bersuara lantang. Aku rindu pada kata-kata yang dengan mudah terurai setiap hatiku merasa. Aku rindu pada kejujuran yang bisa terungkap lewat mimik muka dan sorot mata. Aku rindu pada nama-nama yang selalu ada. Dan aku rindu pada satu nama yang selalu aku cinta. Aku baik-baik saja. Rasa rindu hadir karena rasa kehilangan, dan rasa itu memang sudah seharusnya ada. Tidak perlu aku matikan karena semua hal yang kurindukan adalah hal yang indah, hal yang menjadikan diriku aku. Alasan yang membuat aku harus kehilangan hal-hal yang kurindukan itu pun juga bisa kujustifikasi dengan baik....

[Thought] Redefining "Kemenangan"

Image
Apa artinya menang? Semua orang punya definisi menangnya sendiri-sendiri.  Untuk aku, menang itu bisa melakukan apa yang aku suka tanpa harus peduli pendapat orang, even orang tuaku sendiri. Menang itu bisa speak up apa yang ada di hati dan tidak menahan apapun, even hal itu tidak menyenangkan untuk didengar. Menang itu bisa bilang "tidak" ketika memang tidak mau melakukan sesuatu, bukannya iya iya saja walau dalam hati kesal sendiri. Menang itu tidak mendefinisikan diriku lewat kacamata orang lain.  Tapi akhir akhir ini aku sering galau, apa iya menang itu seperti itu?? Beberapa kali aku merasa puas ketika bisa bilang apa yg aku mau meski nggak menyenangkan untuk orang lain, tapi kepuasan itu bisa langsung berganti dengan perasaan bersalah. Apa iya apa yang aku lakukan benar? Apakah aku baru saja menyakiti hati orang lain?  Pada akhirnya perasaan menang itu tidak bertahan lama, yang ada malah menyakiti diriku sendiri. Saat itulah aku sadar, ketika aku mengutamakan emosi ...

[Life] Tiga Puluh

Image
Sejujurnya aku takut 30. Saking takutnya, aku sampai menghitung mundur sejak 6 bulan sebelumnya. 6 bulan sebelum 30, 5 bulan sebelum 30, 4 bulan…. 3 bulan… seolah olah waktuku akan habis. Dan semakin dekat waktuku menuju 30 tahun, semakin aku merasa tertekan. Memangnya sudah pantas seorang aku berusia 30 tahun? Dalam bayanganku bertahun-tahun yang lalu, kalau usiaku mencapai 30 seharusnya aku sudah menjadi seorang istri dan ibu. Kalau usiaku mencapai 30 tahun aku sudah punya karir yang mentereng dan gaji yang membuatku bisa mengeluarkan uang tanpa menjadi kaum mendang-mending. Kalau sudah 30 tahun harusnya aku sudah punya ini dan itu yang sifatnya materil dan duniawi.  Tapi ternyata semua itu tidak terjadi.  Aku masih belum menjadi istri dan ibu. Pekerjaan dan gajiku juga cukup. Aku punya ini dan itu, tapi hampir semuanya jauh dari bayanganku bertahun-tahun yang lalu.  Lalu apakah dengan semua ini aku pantas menjadi 30?  Entahlah. Mereka bilang umur hanyalah angka, ...

[Life] Dear Gemini

Image
Dear Gemini, Hanya Tuhan yang benar-benar tahu apa yang terjadi. Dari hari di mana aku mengakui aku patah hati hingga detik ini. Walau komunikasi sudah dimatikan, tapi hidup tetap berjalan. Kau menjadi tumpuan empat kaki dan aku berjalan sendiri.  Jika kau tanya tentang perjalananku, aku berjalan pelan-pelan. Kunikmati pemandangan di sekitarku. Aku tidak banyak berbelok. Aku takut menyimpang dari jalur yang aman. Aku takut tersesat. Aku hanya lurus terus sambil mencari arti dari semua yang terlihat dan terasa. Termasuk rasa rindu untukmu yang datang sesekali menghampiriku.  Ya, ini rahasia besar, tapi aku masih sering rindu. Dan ini kali pertama aku mengungkapkannya setelah terpendam menahun.  Gemini, kukira aku tak akan pernah sembuh. Kuikhlaskan terhantuimu sebagai cobaan Tuhan untukku. Namun, beberapa waktu lalu, Tuhan memberi hadiah yang luar biasa indah padaku. Sebuah titik balik di mana aku bisa sepenuhnya melepasmu. Gemini, kau mengenalku sebagai seorang pejuang y...

[Life] Tentang Pertanyaan di Kepala

Image
Bagaimana ya caranya menjelaskan ini semua?  Banyak hal yang terlalu berantakan di kepalaku yang begitu ingin aku urai dan aku tumpahkan sesederhana mungkin. Karena ya, aku memang membutuhkannya. Sebuah wahana bercerita yang apa adanya, tanpa pretensi. Jika bisa dilengkapi sepasang mata, itu mungkin lebih baik. Tapi yang aku punya adalah sebuah buku harian online yang sudah menemaniku sejak remaja. Jadi aku bisa sedikit berpura-pura bahwa ada sosok yang benar-benar menyimak dan benar-benar peduli. Apa memang hidupku sesepi itu? Bisa iya. Bisa juga tidak. Entahlah. Aku bekerja, setiap hari aku dikelilingi manusia. Aku punya aktivitas rutin sepulang kerja, aku bertemu manusia. Aku bersuara, tapi tidak pernah benar-benar bicara. Mereka yang kulabeli sahabat juga punya hidup mereka. Janji bertemu yang hanya jadi rencana itu sudah biasa. Pertemuan yang berakhir menjadi gambar dan tawa kosong juga sudah biasa. Setidaknya ada kabar, semua baik saja. Apa itu mengganggu? Tidak jug...

[Life] 28!

Image
Halo 28! Saat aku menuliskan tulisan ini, langit hitam sedang bergemuruh menemani derasnya hujan yang membasahi Jogjaku. Pandemi omicron sedang merajalela. Vladimir Putin sedang dicerca habis-habisan karena aksinya mengobrak-abrik Ukraina. Aku baik-baik saja. Setelah kurang lebih dua minggu kujalani di rumah saja. Menikmati kehidupan yang sederhana. 10 hari dikurung pandemi, sementara hari lainnya, pencernaanku menjerit minta perhatian. Tidak masalah. Tuhan punya caranya untuk mengijabah doa-doa umatnya. Aku pernah mengkhayalkan mengambil cuti seminggu full dan merayakan pergantian usia dengan bangun siang. Lalu Tuhan benar-benar mengizinkannya. Aku benar-benar diberi waktu luar biasa banyak untuk beristirahat dan bangun siang. Hanya saja, tanpa manusia-manusia yang kuharapkan ada di hari spesialku. Waktu sudah berganti, tapi hatiku masih di tahun-tahun kemarin. Gegap gemerlap riuh canda tawa dan bombardir cinta di segala media, itu yang biasa aku dapatkan di tanggal 2 Maret...

[Life] 2021 in Recap

Image
The truth is I’ve been wanting to write this since the end of December 2021, but here I am with all the excuses in the world to validate why I just hit my keyboard today. 2021 was something. This is what happen when I didn't really know what I had wished for. And when that wish comes true, my life gone upside down.  It begins with something so unpredictable and causes some emotional turmoil but at the end of the day, I survived. I cried. A lot. It was not an easy situation. A situation that shattered my way of thinking and the principles that I had always held high. It leads me to make insanely stupid baseless decision, with no purpose. Thank God for getting me back on the right path.  I always love how God takes care of me. I surrounded by great and nice people that want nothing from me except my happiness. In the darkest side of a tunnel, slightest light shines brighter. And that’s what these people means to me. They are just there. Lending me their shoulders to cry on. Comf...

[Life] Back to You

Image
A simple sorry that came out from your lips was the game changer. I could feel it by the tight of your arms when you put me in to your hug, that you mean it. You don’t want to lose me. Those teary eyes of yours are enough for me to come to my sense that I don’t want to lose you either. I just needed time. As much as you can give me, cause I don’t need another deadline to love or leave.  This time too. Through this whole week, over cups of tea in the evening and night talks, I realized this is the best decision. To be with you, learning to love your every side all over again. Make peace with your choice. Put it in to my daily life. Trying not to make any scene. Turn my misery in to poetry.  I want to be with you as long as I can. Despite of your inability to translate my behavior and your insensitivity towards my feelings, you are still the my best person. I want to cheer for your happiness. I want to be part of your joy. For the rest of my life. As time is ticking and your hai...

[Thought] A Letter to Finta

Image
Dear Finta, First thing first, I want to say that I’m so much thankful to you. I feel so much loved by you. Thank you for saving me. Thank you for putting me above anything that sounds more logical than your final decision. I know, sometimes you like to make verdicts that seem careless and draw criticism from many people, but one thing I believe from you is that you are always fully aware and willing to take responsibility for all your strange choices. And at the end of the day, that’s fine. We know, regret is our number one enemy so thank you for always have the courage to make decisions. Thank you for not allowing anyone to dictate your life. Thank you for always listening to me, letting me feel and going through every emotion in my heart. You allow me to feel the ups and downs and never ignore it or sleep it away. I’m so grateful that you never underestimate every pebble on the road we walk. Thank you for letting me cry until my eyes swollen. Thank you for allowing me to be selfish ...

[Life] Ignore, Its Just a Random Brain Dump

Image
What keeps your balance? Mine? My writings.  Thank God I know how to write. Thank God I can be friended with words. What exactly happening right now is that I feel very lonely and afraid. I don’t know how to explain. No, I know. I’m just disappointed of everything. I have that big expectation that in this place, someone will understand. Someone just gives me that comfort. That feeling when I feel accepted. I never thought that at the end, I feel even lonelier, with those standards that I don’t meet.  It’s not that I don’t really meet, but it’s just not me. When I first came to this place, all I want is just a shoulder to cry on. Not someone who seek blessings in disguise. They just don’t understand what I feel. And that’s fine. Coming here made me realize that hoping someone would understand you without any pretention is so overrated.  At the end of the day, I should take care of myself. I should take care of my own feeling. Even wanting a safe place to cry is too much. I...

[Life] Something Called Home

Image
Now I wonder what is it that they call home. I know its not a place. It’s a feeling. That feeling I’m constantly searching for.  A comfort. A state where I know I don’t need to prove anything to be loved. A condition where I feel valued and in top of all, a place where I can feel safe. No body do me any harm. I just don’t feel safe to feel what I’m feeling. I don’t get that time for me to just process these things. I’m not in a rush, yet I’m forced to make another moves right after I stumbled on my last step. It’s funny how I forgot what I had so far, for which I was grateful. It's so funny how i thought of letting it all go just to feed an ego when I was blinded.  I asked him, I definitely asked him to love me. It’s too pathetic to be true, but its true. I questioned his feeling. I questioned his love for me. Such a stupid question cause the answer is so clear. That he is screaming his love for me not from his lips. It’s how he treated me. His attitude towards me.  He do...

[Life] What Does It Mean To Let Go?

Image
Where to begin? It feels so weird to finally hit my keyboard writing this post, to share what is on my mind. Like literally dedicating words for myself after those whole bunch of writings I’ve done for work. It startled me when I realized it’s been so long since the last time I be honest to my own feeling. And now, when everything seems like ganging up on me, I know, it’s the right time to untangle every single thought with my favorite weapon: catching up with this blog. So, how’s life, Finta? I love my life even now it’s all a mess. God's now giving me this exam that I know the answer but is really hard for me to do, even though I’ve done it many times before. I’m still not used to it every time it hits me. Yes, the answer is to let go.  But what does it mean to let go? I even googled it. At this very moment, I feel like a kindergartner to that term. It seems like a total new word that I don’t understand at all. Whether I don’t understand or I don’t want to understand because rig...

[Life] About 2020

Image
Aku rasa banyak orang akan setuju kalau tahun 2020 ini adalah tahun yang begitu berbeda, tahun yang lain dari pada tahun-tahun sebelumnya. Ya, aku juga merasa seperti itu. Banyak hal terjadi di tahun ini yang tidak sesuai ekspektasiku. Bukan melulu hal yang buruk, tapi banyak juga hal yang baik. Tahun ini berisikan petualangan emosi yang begitu drastis. Antara sedih sampai sesedih sedihnya, hingga senang sampai sesenang senangnya. Tidak ada yang biasa-biasa saja, membuat tahun ini begitu berkesan untukku. Kesan yang ingin aku kenang selamanya melalui tulisan ini. Aku mengawali tahun ini dengan duka yang begitu besar. Pada bulan Januari, aku dihadapkan pada sebuah situasi yang menguras air mata, energi, hati dan juga pikiran. Namun lucunya, dari situasi besar itu aku banyak sekali hal berharga yang aku dapatkan. Pelajaran tentang mencintai diri sendiri, tentang memaafkan, mengikhlaskan, dan mempercayai rencana besar Tuhan yang pasti baik, meski aku belum mampu memahaminya adalah bebera...

[Life] Untuk Taurus

Image
Aku pernah meminta Tuhan untuk mencintai “manusia”. MemintaNya untuk menghancurkan kesombonganku sehingga aku bisa melihat lebih jelas. Kualitas yang telah Ia berikan dengan rata porsinya, yang seharusnya tidak berhak aku hakimi apapun alasannya. Lalu inderaku menangkap sosokmu. Kamu adalah semua yang tidak akan menarik mataku. Tidak pada pandangan pertama juga selanjutnya. Namun nyatanya, matamu menawanku. Misteri, teka-teki dan labirin baru yang menggelitik penasaranku. Kini, aku hilang di dalamnya. Jika matamu adalah semua gulita yang ada di dunia, cahaya hanyalah ilusi. Aku masih tidak melihat apa-apa selain gulita itu sendiri. Kamu adalah semua bunyi yang tidak akan mencapai telingaku. Tidak pada pendengaran pertama juga selanjutnya. Namun ketika kamu mengucapkan namaku, aku mendengar melodi paling indah di dunia. Kini, seperti kaset rusak, suara itu tak berhenti berputar di kepalaku. Kamu adalah semua aroma yang tidak akan kuhidu. Tidak pada penciuman pertama juga selanjutnya. Na...

[Thought] Yeo Da Kyung, Pelakor dan Tentang Menilai Seseorang dari Masa Lalunya

Image
Walaupun terlambat, tapi aku berhasil menamatkan drama populer The World of The Married. Memang sudah beberapa waktu lalu sih, tapi ternyata keresahan yang bercokol di kepalaku nggak bisa hilang semudah itu kalau belum bisa menulis tulisan ini di blogku. Tahu kenapa aku resah? Karena karakter yang menjadi favoritku di drama itu adalah tokoh yang paling dihujat seluruh netizen yang sudah nonton. Ya, karakter favoritku adalah Yeo Da Kyung, sosok pelakor di drama itu. Aku menonton drama ini selepas hypenya selesai, jadi aku tahu benar sebelum nonton bahwa pelakornya adalah Yeo Da Kyung.  Nggak dipungkiri, awalnya aku memang jengkel sekali dengan Da Kyung. Bagaimana juga, dia pelakor. Dia merebut suami orang dan merusak rumah tangga orang lain. Aku setuju, itu salah. Sama sekali nggak bisa dibenarkan.  But thats it . Menurutku, itu adalah satu-satunya dosa Dae Kyung dalam cerita ini. Selanjutnya, sosoknya menjadi luar biasa simpatik dan manusiawi. Cerita perseli...

[Life] Three Months Update Corona Edition

Image
Juni 2020 adalah bulan di mana akhirnya pemerintah melonggarkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan memulai mempersiapkan suatu fase yang disebut New Normal (Nggak, keadaaan belum membaik, fyi it worsens ). Hal ini membuat aktivitas isolasi mandiri sejak bulan Maret 2020 lalu akhirnya (seolah-olah) mencapai akhir. Akhirnya aku masuk kantor lagi. Akhirnya agenda 3 bulan untuk terus-terusan dirumahaja selesai juga ( I’m not happy, I’m dead worried! ). Dan akhirnya, aku punya willingness juga buat kembali bercerita ke blog ini. I can’t believe I made it . Tiga bulan dirumahaja turned out to be super productive months dan benar-benar berkesan. I really think that I needed that moment for myself to be a better person dan ini lah alasannya: Maret – Bulan Pertama Ini adalah bulan di mana aku (dan pastinya hampir semua masyarakat dunia) lagi se-‘kaget’ itu sama virus Corona. I was trying to figure things out. Khawatir dan resah terus rasanya. Saking...

[Life] Cerita Tentang Corona untuk Anak dan Cucuku

Image
2 April 2020. Hari ini ada sejumlah 1.790 orang yang positif terinfeksi virus Corona. 112 di antaranya sembuh dan 170 orang lainnya meninggal. Nggak kok, aku nggak akan menulis fakta ilmiah tentang virus Corona yang sedang mengobrak-abrik seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aku juga nggak akan mengomentari sedikit pun tentang situasi sosial, ekonomi, bahkan politik yang terdampak. Aku juga menolak untuk membahas kebijakan pemerintah dalam menangani pandemic dunia ini.  Yang akan aku tuliskan adalah kenyataan bahwa pernah ada satu titik di dalam hidupku di mana manusia di seluruh dunia terombang-ambing sedemikan rupa karena sesuatu hal yang kasat mata. Bahwa dunia sedang benar-benar krisis dalam segala aspek kehidupan. Aku yakin peristiwa ini akan dicatat sebagai sejarah dan muncul dalam pelajaran sejarah saat anak cucuku sekolah besok. Aku juga yakin suatu hari nanti aku akan menceritakan hal ini kepada anak dan cucuku, sebagaimana yang aku lakukan saat aku membombardi...