[Life] Reminisensi Best Seller


Yang anda lihat tidak salah, foto di atas bukanlah hasil editan. Iya, Reminisensi dipasang di rak best seller bersama dengan buku-buku lain karya penulis-penulis hebat. 


Mulut saya diam tapi kepala saya bekerja dengan sangat keras ketika saya melihatnya. Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa? Pertanyaan-pertanyaan itu menyerbu kepala saya. Detik berikutnya saya hanya mampu berteriak tertahan karena jelas itu adalah tempat umum. 

Saya bersyukur. Sangat bersyukur. Allah Maha Baik. Allah Maha Pemberi Keajaiban. Hanya karena Dia lah semua hal yang terasa tidak mungkin menjadi mungkin. 

Saya berterima kasih. Sangat berterima kasih. Reminisensi tidak akan pernah ada di rak itu jikalau bukan karena dukungan banyak pihak. Saya benar-benar merasa sangat beruntung dikelilingi oleh orang-orang yang baik. Didukung dan didoakan dengan tulus oleh mereka yang menyayangi saya. Diapresiasi positif oleh mereka yang mau membeli dan membaca Reminisensi. Dari hati yang paling dalam saya ucapkan banyak terima kasih.

Saya senang sekali membaca komentar para pembaca yang katanya terbawa perasaan dan bisa merasa 'relate' dengan cerita yang saya suguhkan melalui karakter Kaira, Randy dan Sam. Saya memang tidak membuat cerita dengan plot yang rumit. Ketika menulis Reminisensi, yang saya ingin adalah orang yang membaca bisa mengarungi petualangan perasaan yang dialami Kaira. Dan jika ada yang merasa begitu, sungguh anda telah membuat saya merasa berhasil mencapai tujuan saya ketika saya menuliskannya.

Reminisensi menjadi best seller jelas adalah hal yang membuat saya senang. Tapi saya jauh lebih senang jika anda, para pembaca Reminisensi, bisa menikmati dan mengambil pelajaran dari kisahnya. Saya benar-benar berharap uang yang anda keluarkan untuk membeli novel saya, benar-benar bisa bermanfaat :)




Salam,
 photo ttd_1.png

Comments