13 June 2016

Glimpse of Truth



Aku menyayangkan kepergianmu

Kamu bagai darah dalam nadiku
Kamu adalah tawa dalam sukaku
Kamu laksana angin dalam panasku

Kamu menyempurnakan aku

Lalu aku rela mempersembahkan nirwana
Walau aku harus mengiba pada rahwana
Hanya untukmu, walau kamu bukan arjuna

Aku hanya ingin kamu tertawa
Aku hanya ingin kamu bahagia

Kemudian,
Aku hanya ingin kamu mengerti
Aku ini manusia biasa
Aku mampu berdarah dalam ketidakkuasaan

Tapi manusia ini bukan pilihanmu
Dan anyir ini tak mau kau endus
Lalu aku hanya menjadi hikmah

Pelajaran......

Cerita......

Hai, pemaaf yang besar dari tanah arab

Aku mencintaimu
Dengan aksara yang tak mampu kau baca
Aku mencintaimu
Dengan bahasa yang tak mampu kau terjemahkan

Masa yang hilang memberi jawaban:
Kau tak perlu mengerti

Cinta ini milikku sendiri

Cinta ini masih di sini



No comments:

Post a Comment

Hai :)
Thank you for reading. Feel free to leave me a comment ya. Anything except spam are welcome. I will definitely reply anything you write for me and visit your site too.